PONOROGO — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan melalui program budidaya ikan lele. Program tersebut diwujudkan dalam kegiatan panen lele yang dilaksanakan pada Senin, 11 Mei 2026, di lingkungan Rutan Ponorogo.
Kegiatan panen dilakukan langsung oleh warga binaan bersama petugas rutan dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan. Proses panen berlangsung tertib di area kolam budidaya yang selama ini menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
Program budidaya lele itu menjadi salah satu bentuk pembinaan produktif yang dikembangkan pihak rutan guna memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan selama menjalani masa pembinaan. Selain melatih kemampuan budidaya perikanan, kegiatan tersebut juga bertujuan menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama.
Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Ponorogo, Yusril Arinaldy, mengatakan program pembinaan kemandirian melalui budidaya lele diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.
“Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya memiliki aktivitas positif, tetapi juga memperoleh keterampilan yang dapat menjadi bekal saat kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembinaan di dalam rutan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan kedisiplinan, tetapi juga diarahkan untuk membangun kemampuan hidup dan mental produktif warga binaan agar lebih siap menjalani kehidupan setelah masa pidana selesai.
Hasil panen lele kali ini dinilai menunjukkan perkembangan positif dari program budidaya yang dijalankan secara berkelanjutan. Pihak rutan berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai sarana pemberdayaan dan pembinaan yang berdampak langsung bagi warga binaan.
Melalui program tersebut, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Ponorogo berkomitmen menghadirkan pembinaan yang produktif, edukatif, dan berorientasi pada pengembangan keterampilan serta kemandirian warga binaan.

Posting Komentar