PONOROGO — Menjelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo mengintensifkan pengawasan dengan menggelar razia gabungan dan tes urine. Langkah ini dilakukan sebagai upaya “sapu bersih” terhadap potensi peredaran barang terlarang di dalam lingkungan rutan.
Kegiatan melibatkan unsur TNI dan Polri, diawali dengan apel bersama yang dipimpin Kepala Rutan Ponorogo, M. Agung Nugroho. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya sinergi antarinstansi serta integritas petugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
“Razia ini bagian dari komitmen kami untuk memastikan tidak ada celah bagi masuknya barang terlarang ke dalam rutan. Kami ingin menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan tertib,” ujar Agung.
Usai apel, tim gabungan langsung menyisir kamar hunian warga binaan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan cermat untuk mengantisipasi keberadaan benda-benda yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Selain razia, petugas juga melaksanakan tes urine terhadap petugas dan warga binaan. Langkah ini merupakan bagian dari deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkotika sekaligus memperkuat komitmen zero HALINAR (handphone, pungutan liar, dan narkoba).
Menurut Agung, keterlibatan TNI dan Polri menjadi bentuk penguatan pengawasan sekaligus memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Rutan Ponorogo terus mendorong terciptanya sistem pemasyarakatan yang profesional, bersih, dan berintegritas, sejalan dengan semangat Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62.


Posting Komentar