Karutan Ponorogo Hadiri Pembukaan Grebeg Suro 2026, Dukung Pelestarian Budaya Reog

Ketua Dharma Wanita Persatuan Rutan Ponorogo (kanan) turut menghadiri pembukaan Grebeg Suro 2026.

Ponorogo - Kepala Rutan Kelas IIB Ponorogo, M. Agung Nugroho, menghadiri pembukaan Grebeg Suro 2026 yang digelar di Panggung Utama Alun-Alun Ponorogo, Sabtu, 6 Juni 2026.

Ia hadir bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Rutan Ponorogo sebagai wujud dukungan terhadap upaya pelestarian budaya dan tradisi khas Kabupaten Ponorogo.

Pembukaan Grebeg Suro tahun ini berlangsung meriah. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ponorogo, pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga ribuan warga memadati kawasan Alun-Alun Ponorogo untuk menyaksikan rangkaian acara tersebut.

Perhelatan Grebeg Suro 2026 juga diramaikan dengan penyelenggaraan Festival Reog Remaja XXII dan Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI.

Dua agenda budaya itu telah lama menjadi ikon kebanggaan masyarakat Ponorogo sekaligus etalase kekayaan seni Reog yang dikenal hingga mancanegara.

Kehadiran Karutan Ponorogo dalam acara tersebut mencerminkan dukungan terhadap berbagai agenda budaya daerah yang sarat nilai sejarah dan tradisi.

Selain menjadi ruang pelestarian budaya, kegiatan semacam ini dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong sektor pariwisata serta menggerakkan perekonomian masyarakat.

Kepala Rutan Kelas IIB Ponorogo M. Agung Nugroho (tengah) menghadiri pembukaan Grebeg Suro 2026 di Alun-Alun Ponorogo.

Grebeg Suro sendiri merupakan agenda budaya tahunan yang selalu dinantikan masyarakat. Selain menjadi daya tarik wisata, kegiatan ini menjadi wadah untuk menjaga keberlangsungan seni Reog Ponorogo sebagai warisan budaya yang telah mendunia.

M. Agung Nugroho menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Grebeg Suro 2026 yang menurutnya terus menjadi simbol kekayaan budaya Bumi Reog. 

Ia menilai kegiatan budaya tidak hanya berfungsi menjaga warisan leluhur, tetapi juga mempererat persatuan serta menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap identitas daerah.

Melalui partisipasi dalam kegiatan tersebut, Rutan Kelas IIB Ponorogo berharap dapat terus mendukung program pembangunan daerah, memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta ikut berkontribusi dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal yang menjadi kebanggaan masyarakat Ponorogo.

0/Post a Comment/Comments