Empat Titik Jembatan di Ponorogo Mulai Dibangun, Kodim 0802 Kejar Target Tahap III


Ponorogo — Pembangunan jembatan dalam program Perintis Garuda Tahap III di wilayah Kodim 0802/Ponorogo mulai menunjukkan progres. Sejak peletakan batu pertama pada Senin (30/03/2026), pengerjaan di empat titik lokasi kini dikebut, Jumat (03/04/2026).

Program ini mencakup pembangunan tiga jembatan Perintis Garuda dan satu jembatan armco atau beton yang tersebar di sejumlah kecamatan. Lokasi pembangunan meliputi Kecamatan Bungkal, Jambon, dan Sambit, serta satu titik jembatan beton di Kecamatan Slahung.

Di Kecamatan Bungkal, jembatan dibangun di atas Sungai Beji Garon, Desa Bungkal. Sementara di Kecamatan Jambon, proyek berlangsung di Sungai Sidowayah, Desa Sidoharjo.

Adapun di Kecamatan Sambit, pembangunan berada di Sungai Kalisonggo, Desa Maguan. Satu proyek jembatan beton dikerjakan di Sungai Watu Putih, Desa Ngloning, Kecamatan Slahung.

Sejak dimulainya proyek, personel TNI dari Kodim 0802/Ponorogo bersama unsur terkait, perangkat desa, dan masyarakat setempat terlibat aktif dalam percepatan pembangunan. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam mengejar target penyelesaian tahap III.

Komandan Kodim 0802/Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra, menyebut pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Program ini, kata dia, telah menunjukkan hasil di berbagai daerah dan kini berlanjut di Ponorogo.

“Pembangunan proyek jembatan ini merupakan komitmen Pemerintah Pusat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di pedesaan. Program ini sudah banyak berhasil dan terus berlanjut hingga tahap III, termasuk di wilayah Kabupaten Ponorogo,” ujar Farauk saat ground breaking.

Berdasarkan laporan harian tim proyek yang dihimpun Media Center 0802, progres pembangunan di masing-masing titik bervariasi. Jembatan di Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, mencatat capaian tertinggi dengan progres 26,25 persen. Disusul Desa Maguan, Kecamatan Sambit, sebesar 25,11 persen, dan Desa Bungkal, Kecamatan Bungkal, sebesar 23,33 persen.

“Sejak ground breaking beberapa hari lalu, pelaksanaan pembangunan langsung kami kebut bersama unsur terkait dan masyarakat setempat agar target penyelesaian bisa tercapai sesuai rencana,” tambahnya.

Sementara itu, pembangunan jembatan beton di Desa Ngloning, Kecamatan Slahung, masih berada pada tahap awal dengan progres mencapai 6 persen.

Percepatan pembangunan ini diharapkan mampu segera meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan pedesaan Ponorogo.

0/Post a Comment/Comments