Ponorogo – Suasana penuh haru dan kehangatan menyelimuti kegiatan buka puasa bersama yang digelar Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Ponorogo pada Sabtu, 14 Maret 2026. Dalam momen Ramadan tersebut, puluhan warga binaan mendapat kesempatan berharga untuk kembali bertemu dan berbuka puasa bersama keluarga mereka.
Kegiatan yang mengusung tema “Mari Rajut Kembali Kehangatan Keluarga di Meja yang Sama” ini menjadi ruang kebersamaan bagi warga binaan dan keluarga untuk melepas rindu yang selama ini terpisah oleh waktu dan keadaan. Tercatat sebanyak 45 warga binaan mengikuti kegiatan tersebut bersama 89 anggota keluarga yang hadir.
Antusiasme keluarga terlihat sejak proses pendaftaran. Sebanyak 17 orang mendaftar secara online, sementara 28 lainnya melalui pendaftaran langsung di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) rutan. Registrasi ulang dilaksanakan mulai pukul 16.00 hingga 17.00 WIB sebelum keluarga dipertemukan dengan warga binaan di area kunjungan yang telah disiapkan.
Begitu pertemuan dimulai, suasana haru langsung terasa. Warga binaan dan keluarga saling menyapa, berbincang hangat, hingga berbagi cerita setelah sekian lama tidak berjumpa secara langsung. Momen kebersamaan itu semakin terasa hangat dengan alunan musik dari grup akustik rutan “Kapokustik” yang mengiringi kegiatan di area kunjungan.
Tepat pukul 17.52 WIB, adzan Maghrib berkumandang menandai waktu berbuka puasa. Warga binaan bersama keluarga pun menikmati hidangan berbuka dalam suasana sederhana namun penuh makna.
Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Ponorogo, Muhammad Agung Nugroho, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan yang mengedepankan pendekatan humanis bagi warga binaan.
“Melalui kegiatan buka bersama ini, kami ingin menghadirkan kembali kehangatan keluarga bagi warga binaan. Dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam proses pembinaan agar mereka memiliki semangat untuk berubah dan kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Gulang Rinanto memastikan kegiatan berlangsung dengan pengawasan yang optimal.
“Kegiatan ini tetap kami laksanakan dengan pengamanan maksimal sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan aman, tertib, sekaligus tetap menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat antara warga binaan dan keluarganya,” jelasnya.
Kegiatan buka bersama tersebut pun berlangsung lancar hingga selesai. Bagi para warga binaan, momen singkat itu menjadi kesempatan berharga untuk kembali merasakan hangatnya kebersamaan keluarga, bahkan di balik jeruji besi.

Posting Komentar