Ponorogo – Suasana haru menyelimuti Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo saat pelaksanaan kunjungan khusus Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/03). Puluhan warga binaan tampak sumringah saat akhirnya dapat bertemu dan melepas rindu dengan keluarga tercinta di momen Lebaran.
Layanan kunjungan yang dibuka khusus pada hari raya ini menjadi kesempatan berharga bagi warga binaan. Rutan Ponorogo membagi jadwal kunjungan ke dalam dua sesi, yakni pukul 09.00–12.00 WIB dan dilanjutkan pukul 13.00–15.00 WIB, guna memastikan seluruh proses berjalan tertib dan nyaman.
Berdasarkan data petugas, sebanyak 53 warga binaan menerima kunjungan keluarga pada hari pertama Idul Fitri. Total pengunjung mencapai 176 orang, terdiri dari 66 laki-laki, 85 perempuan, serta 25 anak-anak yang turut hadir membawa suasana hangat di area kunjungan.
Di ruang kunjungan, berbagai ekspresi emosi tampak jelas. Warga binaan dan keluarga saling berpelukan, bersalaman, hingga tak kuasa menahan air mata. Momen singkat tersebut dimanfaatkan untuk saling bermaafan sekaligus mempererat kembali tali silaturahmi yang sempat terpisah jarak dan waktu.
Kepala Rutan Ponorogo, M. Agung Nugroho, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen menghadirkan layanan kunjungan yang humanis, khususnya pada momen keagamaan seperti Idul Fitri.
“Kami memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk bertemu keluarga di hari yang penuh kemenangan ini. Tentunya dengan tetap mengedepankan prosedur keamanan agar kegiatan berlangsung tertib dan lancar,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran keluarga memiliki arti penting sebagai dukungan moral bagi warga binaan dalam menjalani masa pembinaan. Ia berharap momen tersebut dapat menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus memperbaiki diri.
“Dukungan keluarga sangat berarti. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi warga binaan untuk menjalani pembinaan dengan baik dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” tambahnya.
Kegiatan kunjungan Idul Fitri ini menjadi bagian dari upaya Rutan Ponorogo dalam memenuhi hak warga binaan sekaligus menghadirkan nuansa Lebaran yang hangat dan penuh makna, meski berada di balik jeruji.

Posting Komentar